Kasus MBA (Married By Accident) atau hamil di luar nikah belakangan tahun terakhir makin marak terjadi. Sangking banyaknya terjadi, kasus seperti ini tidak lagi dianggap tabu oleh masyarakat. Bahkan menurut survey yang dilakukan BKKBN pada tahun 2010, 21% remaja Indonesia melakukan seks bebas sebelum menikah.

Salah satu hal yang membuat remaja-remaja itu nekat dan berani melakukan seks bebas adalah mitos-mitos pencegah kehamilan. Padahal, mitos-mitos tersebut tidak benar adanya. Berikut ulasannya.

Cara Berhubungan Intim Agar Tidak Hamil

  • Minum Banyak Aspirin

Ada mitos yang mengatakan bahwa minum setidaknya 20 aspirin akan mencegah terjadinya kehamilan. Aspirin ini adalah obat untuk menghilangkan nyeri dan sakit kepala. Alih-alih tidak hamil, minum aspirin malah akan membahayakan kesehatan dan kehamilan tetap bisa terjadi.

  • Bercinta di Dalam Air

Mengapa banyak yang menganggap bercinta di dalam air tidak akan membuahkan kehamilan, mungkin, karena secara logika ketika sperma keluar pada saat melakukan hubungan intim, maka sperma akan luruh bersama air. Padahal sebenarnya, sperma akan tetap bisa masuk ke dalam vagina dan berenang menuju uterus. Jadi, bercinta di dalam air tetap saja berpotensi menghasilkan kehamilan.

  • Lompat-Lompat

Bagi yang tidak ingin hamil, biasanya mereka lompat-lompat, bersin atau batuk keras setelah melakukan hubungan intim, dengan tujuan agar sel sperma tidak berhasil sampai di uterus. Padahal bagaimana pun kondisinya, sperma tetap bisa berenang dengan sangat cepat menuju uterus. Sehingga walaupun sudah lompat-lompat berulang-ulang, kemungkinan hamil tetap saja ada.

  • Menunda Orgasme

Orgasme hanyalah masalah kepuasan. Dan, kepuasan tidak ada hubungannya dengan kehamilan. Walaupun wanita menunda orgasme atau bahkan tidak mengalami orgasme saat melakukan hubungan intim, kehamilan tetap bisa terjadi.

  • Posisi Berdiri  

Posisi berdiri, oleh sebagian orang, dianggap sebagai posisi yang tidak akan menghasilkan kehamilan. Menurut mereka, dengan posisi melakukan hubungan intim seperti ini, sperma yang dimasukkan ke dalam vagina akan mengalir kembali ke luar. Padahal, sperma adalah sel yang sangat gesit, sehingga dengan posisi apa pun, dia tetap memiliki kemampuan berenang yang hebat hingga mencapai uterus dan membuahi sel telur, sehingga peluang hamil tetap saja ada.

  • Pakai Kondom Ketat

Beberapa lelaki memakai kondom seketat mungkin untuk mencegah kehamilan pada pasangannya. Mereka mengira bahwa dengan kondom ketat sperma tidak akan merembes ke luar. Padahal dengan kondom ketat kemungkinan untuk sobek dan mengalami kebocoran lebih besar dan peluang kehamilan pun tidak akan terelakkan.

  • Dikeluarkan di Luar

Untuk mencegah kehamilan, biasanya para pria cepat-cepat menarik mr.P keluar dari vagina sebelum ejakulasi terjadi. Teknik ini disebut ‘pull out’. Metode ini dianggap paling ampuh untuk mencegah kehamilan, karena yakin bahwa dengan metode ini sel sperma dan sel telur tidak akan bertemu. Padahal, sebelum ejakulasi, pria sudah mengeluarkan 300.000 sel sperma. Dan hanya dibutuhkan 1 sel sperma untuk membuahi sel telur.

  • Berhubungan Saat Menstruasi

Selain cara di atas, cara ini juga dianggap dapat menghindari kehamilan, dengan asumsi bahwa tidak ada sel telur yang siap dibuahi pada saat ini. Tapi apakah Anda tahu bahwa sel sperma mampu bertahan di dalam uterus hingga lima hari. Sehingga sel sperma ini masih bisa menunggu sel telur dilepaskan dalam masa itu.

  • Tidak Akan Hamil Saat Pertama Kali Mencoba

Beberapa remaja berani melakukan seks bebas, asalkan tidak hamil. Dan, mereka beranggapan bahwa kehamilan hanya bisa terjadi dengan melakukan hubungan intim berkali-kali. Padahal, asal wanita sudah mengalami menstruasi kemudian melakukan hubungan intim, maka kehamilan bisa terjadi kapan saja, termasuk pada saat pertama kali mencoba ‘hubungan intim’ itu.

  • Menyemprotkan Cairan Dalam Vagina

Beberapa wanita berusaha mencegah kehamilan dengan menyemprotkan cairan tertentu pada vagina untuk membersihkan sperma. Alih-alih tidak hamil, ini justru membahayakan alat reproduksi si wanita. Sperma tetap akan bisa berenang bebas menuju uterus meski telah disemprot berkali-kali. Parahnya ada wanita yang memasukkan minuman bersoda ke dalam vagina untuk mencegah kehamilan.

Mitos-mitos ini semoga bisa menjadi pelajaran bagi kita semua. Dan, remaja yang belum memiliki pasangan yang halal, wajib menjauhi perbuatan zina ini. Karena sungguh, seks bebas atau zina adalah dosa besar yang sangat dimurkai Allah.

Baca juga tentang tips fengshui agar cepat hamil dan Tips Merencanakan kehamilan

Bunda suka dengan artikel Mitos Salah Untuk Mencegah Kehamilan ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang 7 Tips Cepat Hamil Paling Ampuh. Semoga bermanfaat...

Jangan dibiarkan!! Bisa menghambat keberhasilan Program Hamil Anda.
CRYSTAL X SOLUSINYA... Gratis Ongkos Kirim ke JABODETABEK
plusone  twitter  facebook Share
Terima kasih telah berkunjung dan membaca artikel tentang Mitos Salah Untuk Mencegah Kehamilan. Anda boleh meng-copy artikel ini dengan tetap mencantumkan sumber tulisan dan referensi artikel Mitos Salah Untuk Mencegah Kehamilan, dengan URL : http://www.rahasiahamil.com/cara-berhubungan-intim-agar-tidak-hamil/