Banyak wanita yang tidak menyadari bahwa dirinya stres. Padahal stres sangat mempengaruhi tingkat kesuburan seorang wanita. Apakah Anda termasuk di dalamnya? Beberapa gejala stress yang dapat Anda identifikasi yakni selalu merasa letih, lesu, mengantuk, mudah marah, perasaan tidak berdaya, serta siklus haid yang tidak teratur. Lalu mengapa stres dapat mempengaruhi tingkat kesuburan seorang wanita? Berikut penjelasannya.

Begini, hormon penyebab stres yakni epinephrine, kortisol, endorphin dan prolaktin menyebabkan kestabilan kerja otak terganggu. Gangguan ini akan menyebabkan sel telur tidak matang atau tidak dapat keluar. Dalam sebuah penelitian, juga ditemukan bahwa kadar alpha-amilase akan meningkat ketika seorang wanita mengalami stress. Zat ini dilepaskan ketika sistem saraf menghasilkan katekolamin, yaitu senyawa yang mengawali respon stress. Kadar alpha-amilase yang tinggi menyebabkan seorang wanita hanya memiliki kemampuan hamil yang kecil.

Hubungan Antara Stress dan Sulit Hamil

Untuk lebih jelas, Anda bisa membaca penjelasan berikut:

1. Stres mempengaruhi Ovulasi (masa subur)

Bagi Anda yang dijejali rutinitas yang sangat padat tiap hari alias “sibuk” dan  melihat adanya gejala stres, segeralah mencari cara untuk menguranginya. Karena terlalu sibuk dan stress bisa menyebabkan masa subur atau waktu ovulasi berkurang, bahkan berhenti. Jika ini terjadi, tentu akan menyulitkan Anda untuk hamil.

Salah satu indikator Anda berada dalam masa subur adalah meningkatnya lendir di serviks. Tapi jika Anda terlalu sibuk atau stress, maka lendir dari serviks ini akan berkurang bahkan kering. Stres yang umumnya mempengaruhi kesuburan adalah stress yang konstan.

2. Stres dan Menstruasi

Siklus menstruasi yang sehat adalah indikator bahwa Anda memiliki kemampuan untuk hamil yang baik. Sedang gaya hidup yang super sibuk dan stress dapat mempengaruhi siklus menstruasi menjadi tidak teratur.

Hmmm…jadi jika Anda mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur, segeralah konsultasi ke dokter. Agar Anda bisa segera tahu apakah hal tersebut dikarenakan stress atau karena adanya penyakit tertentu.

3. Stres dan kemampuan Reproduksi

Ini informasi penting untuk Anda. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa stress yang berlebihan secara langsung akan mempengaruhi otak, yaitu meningkatkan produksi hormon kortisol yang bisa mengganggu kemampuan reproduksi. Kemudian otak juga akan menghasilkan molekul yang disebut neuropeptida sebagai respon dari stress emosional. Lagi-lagi molekul ini dapat merusak proses reproduksi. Jadi berbahagialah, kembangkan hubungan yang sehat antara pikiran dan tubuh (^_^).

Jika Anda mengidentifikasi adanya gejala stress dalam diri Anda, maka cobalah mencari penyebabnya kemudian carilah jalan yang efektif untuk mengatasinya. Olahraga, diet makan yang baik, istirahat yang nyaman dan berkomunikasi dengan orang lain, bisa menjadi salah satu alternative. Oh ya, jangan lupa juga untuk konsultasi dengan dokter Anda.

Baca juga Resep agar cepat hamil dan Vitamin D Agar Cepat Hamil

Bunda suka dengan artikel Ingin Cepat Hamil? Jangan Stress! ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang 7 Hal Penting Yang Perlu Anda Jaga Agar Cepat Hamil. Semoga bermanfaat...

Jangan dibiarkan!! Bisa menghambat keberhasilan Program Hamil Anda.
CRYSTAL X SOLUSINYA... Gratis Ongkos Kirim ke JABODETABEK
plusone  twitter  facebook Share
Terima kasih telah berkunjung dan membaca artikel tentang Ingin Cepat Hamil? Jangan Stress!. Anda boleh meng-copy artikel ini dengan tetap mencantumkan sumber tulisan dan referensi artikel Ingin Cepat Hamil? Jangan Stress!, dengan URL : http://www.rahasiahamil.com/jangan-stress-jika-ingin-cepat-hamil/