Usia 30 tahun biasanya identik dengan kata “happy medium” karena di usia ini Anda telah melewati banyak petualangan mengesankan. Anda juga mungkin telah puas mengejar karir dan cita-cita. Sehingga pada usia-usia inilah Anda mulai terpikirkan untuk memiliki momongan. Karir gemilang, kehidupan mapan dan Anda siap untuk merencanakan kehamilan.

Tapi bagaimana dengan kondisi fisik Anda pada usia ini? Ternyata ketika Anda memasuki usia 30-an, tingkat kesuburan Anda mulai mengalami penurunan. Mau tahu lebih lanjut apa saja kelebihan dan kekurangan hamil di usia 30? Simak artikel ini sampai tuntas. Selamat membaca! ^^

Kelebihan Hamil di Usia Tua

  • Stabil secara keuangan

Di usia ini Anda mungkin telah menduduki posisi yang “nyaman”, memiliki cukup tabungan, dan telah puas dalam mengejar karir. Sehingga ketika Anda berencana hamil di usia ini, dari segi finansial Anda pasti sudah siap. Mungkin Anda bahkan telah merencanakan di mana sekolah favorit untuk buah hati Anda nanti. Intinya, di usia ini, Anda mapan secara finansial sehingga lebih leluasa merencanakan program-program masa depan calon bayi Anda.

  • Kuat dan Sehat menjalani kehamilan

Di usia ini Anda masih bisa dikatakan kuat dan sehat untuk menjalani kehamilan walau tak sekuat ketika Anda berusia 20-an.

  • Peluang memiliki anak kembar lebih besar

Di usia 35-39 tahun, hormone FSH (Follicle Stimulating Hormone) Anda akan meningkat, sehingga memungkinkan Anda untuk memproduksi atau mengeluarkan lebih dari 1 sel telur per siklus menstruasi. Dan ini tentu membuka peluang Anda untuk memiliki anak kembar.

Kekurangan Hamil di Usia Tua

  • Kesuburan menurun

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa tingkat kesuburan wanita di usia 30 akan mengalami penurunan dan  penurunan ini akan sangat terlihat di usia 35 tahun ke atas.

  • Rawan keguguran dan cacat janin

Selain tingkat kesuburan menurun, kehamilan di usia ini biasanya rentan terhadap resiko keguguran dan Down Syndrome pada bayi. Karena itu, bagi Anda yang baru merencanakan kehamilan di usia ini, nanti, rajin-rajinlah menjalani pemeriksaan janin melalui tes air ketuban (amniocentesis) atau dengan pengambilan sampel plasenta untuk dites di laboratorium (Chorionic Villus Sampling/ CVS).

Baca juga tentang Tanda kehamilan pasti

Bunda suka dengan artikel Kelebihan & Kekurangan Hamil Di Usia 30 Tahun ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang Efek Samping Pil KB. Semoga bermanfaat...

Jangan dibiarkan!! Bisa menghambat keberhasilan Program Hamil Anda.
CRYSTAL X SOLUSINYA... Gratis Ongkos Kirim ke JABODETABEK
plusone  twitter  facebook Share
Terima kasih telah berkunjung dan membaca artikel tentang Kelebihan & Kekurangan Hamil Di Usia 30 Tahun. Anda boleh meng-copy artikel ini dengan tetap mencantumkan sumber tulisan dan referensi artikel Kelebihan & Kekurangan Hamil Di Usia 30 Tahun, dengan URL : http://www.rahasiahamil.com/tips-hamil-di-usia-tua/