Trimester Kedua Kehamilan. Sebelumnya kita telah membahas tentang trimester pertama kehamilan, selanjutnya kita akan melihat bagaimana perkembangan janin pada masa trimester kedua. Trimester kedua adalah masa kehamilan pada Minggu ke-12 sampai Minggu ke-24. Pada trimester kedua, terjadi peningkatan perkembangan janin. Janin terlihat seperti manusia yang kecil dan mungil. Panjang janin sekitar 6 cm dan beratnya pun mencapai 15 gram. Janin telah mempunyai lengan dan tungkai. Selain itu, jari-jari kaki dan tangan juga telah terlihat jelas, bahkan dapat bergerak. Semua jari juga telah ditumbuhi kuku.

Perkembangan Bayi pada Trimester Kedua Kehamilan

Bentuk tubuh janin mulai lurus dan tidak bengkok lagi. Sebab, jaringan tulangnya sudah tumbuh, meskipun proses pengerasan tulang (osifikasi) berlangsung secara bertahap. Sementara itu, organ wajah, seperti dagu, dahi dan hidung telah terbentuk. Mata janin pun telah berkembang, namun masih tertutup rapat oleh kelopak. Telinganya pun tampak terletak lebih tinggi pada sisi kepala.

Bahkan, organ jantung telah terbentuk secara sempurna dan mulai berfungsi memompa darah ke seluruh bagian tubuh. Detaknya pun dapat didengarkan dengan alat sonik, yaitu sekitar 160 kali per menit dan melambat seiring dengan pertumbuhan janin. Selain itu, bagian perut janin juga sudah mulai terbentuk sempurna dan telah terhubung dengan mulut melalui usus. Walaupun indung telur dan testis sudah terbentuk dalam tubuh janin, tetapi jenis kelaminnya belum dapat dilihat secara visual.

Sementara itu, tugas kantong kuning primer sebagai pemberi makanan pada embrio telah dialihkan pada plasenta. Sebab, plasenta telah terbentuk sempurna dan berfungsi sebagai alat pernafasan, pencernaan, dan pengeluaran janin. Selain itu, plasenta juga menghasilkan hormon penting yang berguna untuk menjaga kehamilan.

Pada minggu ke-16 panjang janin sekitar 12 cm dengan berat mencapai 130 gram. Lengan dan tungkainya juga telah tumbuh secara proporsional. Pada usia ini, janin sudah dapat bergerak secara aktif seperti mengepalkan tangan, mengusapkan ibu jari, menelan cairan dan mengeluarkan zat buangan melalui cairan ketuban. Walaupun masih tertutup apat, mata sudah peka terhadap perubahan cahaya. Selain itu, alis dan bulu mata juga mulai tumbuh. Adapun tulang kecil yang terletak di belakang telinga juga mulai mengeras, sehingga janin dapat mendengarkan bunyi-bunyian.

Hubungan antara otak, sistem saraf dan otot-otot janin juga mulai terhubung dengan baik, sehingga janin dapat melakukan beberapa gerakan yang lebih rumit dari sebelumnya. Misalnya, melebarkan jari-jari lengan, serta memegang tungkai dan tali pusarnya. Walaupun janin belum bisa bernafas, ia mendapatkan oksigen dari daerah yang berada di dalam plasenta.

Posisi janin dilindungi dari segala benturan oleh cairan ketuban. Selain itu, cairan tersebut juga berfungsi mengatur suhu dalam rahim agar rahim tetap stabil. Cairan ini selalu diserap dan diganti, sehingga kondisinya selalu segar.

Pada minggu ke-18 Anda bisa melakukan pemeriksaan dengan ultrasonografi (USG) untuk mengecek kesempurnaan bentuk janin, posisi plasenta dan kemungkinan bayi kembar. Pada periode ini, bagian mulut dan hidung serta ekspersi janin sudah terlihat jelas. Sementara itu, pada minggu ke-20 janin telah mencapai panjang 16 cm dan beratnya bisa hingga 340 gram. Tubuh janin juga telah dilapisi lemak, sehingga tampak lebih gemuk. Sementara itu kulit janin telah ditumbuhi oleh rambut-rambut halus dan dilapisi oleh lapisan pelindung yang berupa krim tebal.

Pada minggu ke-20 hingga 21 jaringan kuku, kulit serta rambut janin berkembang dan semakin mengeras. Pada minggu ini gerakan-gerakan janin lebih aktif dan terkoordinasi karena otot dan sistem sarafnya telah berkembang dengan lebih sempurna. Bahkan alat kelamin janin pun sudah dapat diketahui.

Pada masa ini, plasenta yang berfungsi menyediakan oksigen, nutrisi dan antibodi yang bersifat melindungi janin memiliki ukuran yang lebih kecil daripada ukuran janin. Sementara itu indra penglihatan dan pendengaran juga mulai berfungsi, kelopak mata dapat membuka dan menutup. Panjang janin sudah mencapai 30 cm, sehingga telah tampak sebagai sosok manusia.

Nah, demikian pembahasan proses kehamilan pada trimester kedua. Jangan lupa untuk tetap mengkonsumsi makanan bergizi agar kehamilan Anda tetap terjaga.

Bunda suka dengan artikel Perkembangan Bayi Pada Trimester Kedua Kehamilan ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang Perkembangan Bayi Pada Trimester Pertama Kehamilan. Semoga bermanfaat...

Jangan dibiarkan!! Bisa menghambat keberhasilan Program Hamil Anda.
CRYSTAL X SOLUSINYA... Gratis Ongkos Kirim ke JABODETABEK
plusone  twitter  facebook Share
Terima kasih telah berkunjung dan membaca artikel tentang Perkembangan Bayi Pada Trimester Kedua Kehamilan. Anda boleh meng-copy artikel ini dengan tetap mencantumkan sumber tulisan dan referensi artikel Perkembangan Bayi Pada Trimester Kedua Kehamilan, dengan URL : http://www.rahasiahamil.com/trimester-kedua-kehamilan/